haloo...!!

hai semua..bacalah artikel2 saya, dan harapnya sudilah beri komen yg membina..^^

Saturday, September 25, 2010

fourth sTory

Hujan makin lebat...mendung awan menghijab mentari senja daripada mempamerkan telus cahayanya...deras hujan yg menitik berkaca-kaca apabila disatukan dengan cahaya yang berjaya meloboskan celahan awan hitam yang kian pekat...

hujan makin lebat.....
ayah mengayuh basikal tuanya penuh hemat...aku duduk dibahagian belakang...sambil memeluk pinggang ayah...terasa tubuhnya yang diratah usia...tanah merah yang becak melekat-lekat dikaki ayah yang mengayuh basikal..namun tidak pula dia mengeluh setiap hari mengambilku pulang dari sekolah...pakaian lusuhnya lencun dek hujan yang mencurah-curah...aku menggigil kesejukan dalam kebasahan hujan..

hujan makin lebat...
perjalanan pulang masih panjang...ayah menurunkan aku dari tempatku..kami terpaksa berjalan kaki pula kerana titi usang dihadapan kami terlalu kecil dan licin untuk dilalui dengan basikal...ayah mendukungku...basikalnya dikepit ditangan kirinya..penuh cermat...dalam hujan yang lebat itu.titian berlumut itu kami lalui..namun malang tidak berbau,titi yang rapuh itu patah, dan kami terjatuh kedalam sungai yang ganas dan deras...

hujan makin lebat...
aku yang masih terumbang-ambing dalam sungai yang deras...ayah berusaha berenang mendapatkan ku...aku menangis ketakutan...entah kenapa ajal terasa kian menghampiri...basikal tua kesayangan ayah tidak dipedulikannya.....ayah berjaya memautku,dan dapat berpaut pada batang kayu titi sebagai tempat untuk mengelak diri daripada lemas...hujan yang lebat dan air sungai yang rakus mengalir sedikit sebanyak mengaburkan pandanganku...masih jelas raut wajah ayah yang kian berusia...disebalik kedut wajahnya,tersembunyi suatu bentuk ketenangan dalam situasi yang menakutkan ini

hujan masih lebat..
sudah beberapa kali kami dilambung sungai....sebatang kayu berpaut...dua insan...satu darah...ayah dipangkal kayu., aku ditengah...sukar untuk dipaut dalam keadaan begitu...tambah pula telapak tanganku yang kecil dan lemah...ayah tampak resah..''anak pautlah tangan ayah...semoga kita tidak berpisah...! sayup-sayup suaranya memanggil....aku menggeleng kepala tanda tidak setuju...ayah kaget.penuh tanda tanya..."ayah sajalah yang paut tanganku ...kerana jikaku yang memaut tanganmu,aku mungkin akan melepaskan tanganmu,tetapi jika ayah yang memaut tanganku,ku yakin ayah tidak mungkin melepaskanku,walau apa pun terjadi..."

hujan masih lebat...
ayah tersenyum mendengar kata-kataku..lantas memaut erat tanganku...mentari senja sudah pudar ditelan magrib...tubuh kian lemah...pandangan semakin kabur...masaku tak mungkin masih panjang...aku reda...selamat datang ajal...selamat tinggal ayah...terima kasih kerna mengasuhku..assalamualaikum

No comments:

Post a Comment